Minggu, 10 Januari 2021

Kompres Hangat

 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP)

KOMPRES HANGAT


 I. Pengertian 

Kompres hangat adalah memberikan rasa hangat pada daerah tertentu dengan menggunakan cairan atau alat yang menimbulkan hangat pada bagian tubuh yang memerlukan. Pemberian kompres dilakukan pada radang persendian, kekejangan otot, perut kembung, dan kedinginan.

II. Tujuan

Memperlancar sirkulasi darah

Menurunkan suhu tubuh

Mengurangi rasa sakit

Memberi rasa hangat,nyaman dan tenang pada klien

Memperlancar pengeluaran eksudat

Merangsang peristaltik usus

III. Indikasi

Klien yang kedinginan(suhu tubuh yang rendah)

Klien dengan perut kembung

Klien yang punya penyakit peradangan, seperti radang persendian

Sepasme otot

Adanya abses, hematoma

IV. Alat dan Bahan

Larutan kompres berupa air hangat 40° dalam wadah (kom)

Handuk / kain / washlap untuk kompres

Handuk pengering

Sarung tangan

Termometer

V. Prosedur Tindakan

Beri tahu klien, dan siapkan alat, klien, dan lingkungan

Cuci tangan/pakain sarung tangan

Ukur suhu tubuh

Basahi kain pengompres dengan air, peras kain sehingga tidak terlalu basah

Letakkan kain pada daerah yang akan dikompres (dahi, ketiak, perut, leher, bagian belakang)

Tutup kain kompres dengan handuk kering

Apabila kain telah kering atau suhu kain relatif menjadi dingin, masukkan kembali kain kompres ke dalam cairan kompres dan letakkan kembali di daerah kompres, lakukan berulang-ulang hingga efek yang diinginkan dicapai

Evaluasi hasil dengan mengukur suhu tubuh klien setelah 20 menit

Setelah selesai, keringkan daerah kompres atau bagian tubuh yang basah dan rapikan alat

Cuci tangan

VI. Evaluasi

Respon klien

Alat kompres terpasang dengan benar

Suhu tubuh klien membaik

VII. Dokumentasi

Waktu pelaksanaan

Catat hasil dokumentasi setiap tindakan yang dilakukan dan di evaluasi

Nama perawat yang melaksanakan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar